Istilah Passive Income lebih dikenal dalam dunia Multi Level Marketing. Meskipun pada dasarnya Passive Income ini adalah tujuan hidup semua orang. Diartikan sebagai sebuah pendapatan/penghasilan yang terus mengalir meskipun kita dalam keadaan bagaimanapun. Tanpa kerja keras, tanpa berusaha lebih, ditinggal tiduran pun penghasilan tersebut terus mengalir. Namun pernahkah kita berpikir bahwa dalam agama Islam pun, ada istilah Passive Income dengan analogi yang berbeda…

Sebagaimana kita ketahui bahwa setiap manusia setelah meninggal dunia hanya akan meninggalkan 3 perkara yang masih membawa manfaat di alam barzah untuk dirinya. Orang yang sudah wafat tentu saja tidak bisa berusaha untuk dirinya sendiri. Dan tiga perkara tersebut antara lain anak yang senantiasa mendo’akannya, ilmu yang bermanfaat dan sedekah jariyah. Tiga hal fundamental yang wajib kita persiapkan apabila menginginkan passive income ukhrowi berupa pahala yang akan terus mengalir sampai hari kebangkitan.


Kehidupan setelah kematian adalah sebuah ketidakpastian bagaimana kita nanti akan menjalankannya. Tanda tanya besar bagaimana nasib kita nanti setelah meninggal ???

Secara bahasa mungkin sebuah raihan passive income ini adalah sebuah prestasi kebaikan, tetapi dalam konteks artikel ini CakSis juga ingin memposisikan pahala kebaikan akan setara dengan dosa kejelekan. Sebuah amal yang baik pasti akan membuahkan passive income pahala yang terus mengalir, namun sebuah dosa kejelekan juga bisa membuahkan dosa yang terus mengalir juga.

Salah satu contoh sebuah ajaran kebaikan akan menghasilkan perbuatan baik yang mana setiap orang yang melakukan sebuah kebaikan karena ajakan seseorang, maka orang yang mengajak atau mengajar kebaikan tersebut juga akan mendapat porsi pahala yang sama dengan orang yang mengerjakan. Lain halnya jika sebuah ajakan kepada kemaksiatan, sudah barang tentu pula porsi dosa yang melakukan kemaksiatan akan sama dengan yang mengajak. Beruntunglah untuk mereka yang senantiasa mengajarkan ilmu yang bermanfaat seperti guru-guru kita dan kedua orang tua kita yang insya Allah selama kita masih hidup akan terus mendapat limpahan pahala kebaikan untuk mereka berkat ilmu-ilmu yang pernah mereka ajarkan, berkat keikhlasan mereka dalam mengajar kita. Aamiin.

Sekecil apapun perbuatan baik atau perbuatan jelek yang kita lakukan nanti akan ada balasannya. Dan senantiasa kita harus berhati-hati akan perilaku serta perbuatan kita, karena bayangan pahala dan dosa akan selalu menyertai.

Wallahu a’lam bish-shawabi.