Jauh sebelum peradaban ini mulai maju dengan di iringi perkembangan teknologi yang pesat dan berbagai gadget mulai memenuhi di ruang lingkup kehidupan saat ini, melalui pesan wahyu dari malaikat Jibril, Allah telah menegaskan dengan firman-Nya “Bacalah” kepada Rasul akhir zaman sebagai penutup risalah kenabian. Dan dimulailah peradaban baru dengan wahyu tersebut sebagai pesan pertama yang mengisyaratkan bahwa kegiatan membaca merupakan hal yang sangat positif dalam membuka wawasan, pemikiran, dan tercapainya puncak ilmu pengetahuan sampai sekarang ini.

Sampai muncullah para cendikiawan ulama yang pengetahuannya menyinari di seluruh peradaban dunia. Berbekal catatan sederhana dan kulit unta, mulai tersebarlah majelis ilmu dengan subyek pengajaran yang memiliki bidang masing-masing. Bidang agama, bidang pengetahuan alam, sosial, matematika dan bahkan sampai bidang ilmu kedokteran pernah mencapai puncak kejayaan di tengah lautan pengetahuan pada ulama Islam. Padahal saat itu di zaman tersebut, belahan dunia yang lain masih dalam zaman yang bergelut dengan pemikiran tradisional.

Kembali ke masa kecil CakSis sendiri di saat masih usia belasan tahun, usia anak sekolah dasar, buku yang paling CakSis senangi adalah buku tentang sejarah. Termasuk saat itu kebetulan ada bacaan bergambar cerita Mahabharata yang kertasnya sudah mulai menguning, dan yang tidak bergambar menceritakan tentang keperkasaan Rasulullah SAW bersama para sahabatnya dalam perang Badar, Uhud dan peperangan yang lainnya. Tidak lupa juga cerita sosok Kaisar Perancis yang terlahir dari orang yang biasa saja, tumbuh menjadi sosok prajurit dan perwira militer yang akhirnya menjadi sosok penguasa Perancis pada zamannya, yaitu Napoleon Bonaparte. Semua tentang sejarah masa lalu, termasuk cerita kerajaan Majapahit dan lain sebagainya.

Membaca memang menyenangkan dan terkadang sampai kita bisa membayangkan semua cerita yang kita baca tersebut seolah-olah benar-benar ada dalam pikiran kita. Terlebih membaca tentang sejarah, baik itu cerita perjalanan hidup seseorang, cerita keluhuran budi para leluhur zaman dulu, termasuk cerita peperangan dan lain sebagainya. Ada banyak saripati pelajaran yang bisa kita ambil hikmahnya.

Pada masa usia anak-anak adalah sangat penting untuk menanamkan dasar yang kuat tentang pentingnya membaca. Namun bukan anak-anak kalau tanpa bermain termasuk ketika membaca, semua aktifitas mereka adalah bermain. Imajinasi masih sangat kuat dan anak-anak lebih menyukai tampilan yang penuh warna.

Untuk itu dalam menyambut bulan Ramadhan yang akan datang, insya Allah CakSis akan sharing beberapa buku yang sudah dalam bentuk ebook dengan tema beragam yang tentunya akan ada hubungannya dengan pendidikan agama Islam.