Kawasan Kecamatan Senduro selain menjadi pintu gerbang dari para pendaki Gunung Semeru melalui basecamp Desa Ranupani, ternyata juga menyimpan tempat-tempat eksotik sebagai tempat piknik keluarga atau sarana petualangan melepas lelah dan penyegaran pikiran. Sebuah tempat yang sepengetahuan CakSis masih relatif baru yang terletak di kawasan Desa Burno, menyuguhkan arena wana wisata dengan keindahan alam pepohonan, udara yang terasa segar, dan suasana yang dingin khas daerah pegunungan. Siti Sundari, demikian orang-orang menyebut daerah wisata tersebut.

Desa Burno sendiri merupakan juga jalan utama untuk menuju Desa Ranupani yang merupakan desa terakhir untuk menuju ke jalur pendakian Gunung Semeru. Memiliki ketinggian rata-rata 700 Mdpl menjadikan desa Burno memiliki hawa yang cukup dingin, apalagi kalau diterpa angin dalam perjalanan semakin menambah rasa dingin tersebut. Sehingga perlu persiapaan jaket kalau kita akan menuju ke Siti Sundari. Kondisi jalan mulus dengan sedikit berkelok-kelok khas jalan di daerah pegunungan.

Terakhir kali CakSis melewati Desa Burno ini yakni sekitar tahun 1996 sewaktu akan menuju ke puncak Gunung Semeru. Rata-rata juga masih hutan semua di kanan kiri jalan yang dilewati..hehe. Namun seiring perjalanan waktu nampaknya alam harus mengalah kepada manusia, karena sekarang sepanjang perjalanan juga sudah ramai rumah penduduk dan lalu lalang kendaraan bergantian. Dan tentu saja belum ada yang namanya wisata Siti Sundari ini, tapi itu dulu…mengingat sedikit memori di masa muda.

Jalanan menuju Siti Sundari bisa dilewati kendaraan roda 4 atau roda 2. Waktu perjalanan kalau dari Senduro mungkin kira-kira 30 menitan. Dan memang sangat cocok untuk membawa serta seluruh anggota keluarga, mengingat terdapat banyak juga wahana yang bisa dicoba. Termasuk juga tersedia area kuliner dan berswafoto di tengah kawasan hutan pinus. Terdapat banyak cafe, termasuk area camping, area bersepeda, wahana bermain anak, outbond dan kebun bunga beraneka warna.

Udara yang masih segar memang sangat dibutuhkan untuk menyegarkan pikiran kita. Dan itu hanya bisa didapat dalam area kawasan hutan, termasuk wana wisata Siti Sundari ini. Sempat juga merasakan terkepung kabut waktu itu karena memang cuacanya agak gerimis. Dan banyak area spot instragamable untuk berswafoto atau berfoto bersama keluarga dengan background kawasan hutan yang masih alami.