Lagi ramai sekarang ini tentang bahaya minum obat sirup. Padahal obat sirup ini sudah ada diproduksi sejak dahulu kala, namun ternyata beberapa kandungan berbahaya dalam obat sirup tersebut baru-baru ini diketemukan.

Minum obat sirup merupakan andalan ibu-ibu untuk mengobati putra/putrinya yang masih kecil saat mereka sakit. Kebanyakan anak-anak memang belum bisa menelan obat secara langsung karena takut tersedak atau karena belum terbiasa.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) telah memberikan himbauan kepada seluruh apotik dan tenaga medis khususnya untuk memberhentikan sementara penjualan ataupun memberikan resep sirup sebagai obat pada khalayak ramai. Disebabkan adanya efek samping mengalami gangguan ginjal akut misterius pada 206 anak Indonesia dan 99 di antara mereka sampai meninggal dunia.

Ternyata 3 kandungan zat kimia yang ada umumnya pada semua sirup telah dinyatakan sebagai zat yang berbahaya untuk tubuh manusia. Dinyatakan oleh Kemenkes RI, seharusnya 3 zat kimia tersebut tidak boleh ada atau meskipun ada harus sedikit kadarnya pada obat sirup yang diproduksi selama ini. Dan temuan tersebut diperoleh setelah pihak BPOM dan Kemenkes RI melakukan uji berkala pada beberapa obat sirup yang beredar luas.

Namun demikian masyarakat tidak perlu terlalu khawatir karena sebagai pengganti obat sirup ini yang umumnya disukai anak-anak masih ada jenis obat telan ataupun suntik. Obat telan bisa ditumbuk terlebih dahulu supaya halus dan tidak menyulitkan anak-anak untuk menelannya.

Akan terasa pahit memang rasanya, namun demi kesembuhan putra putri kita segala upaya harus dilakukan.