Berita tentang virus corona ini masih mendominasi semua media cetak dan elektronik. Beberapa negara juga sudah melakukan lockdown untuk warga negaranya. Aktivitas yang bersifat pengumpulan massa, bahkan pemberlakuan aturan untuk meliburkan sekolah juga sedang berlangsung untuk beberapa wilayah di Indonesia.

Diberitakan bahwa sumber dari virus corona ini berasal dari hewan kelelawar. Hewan yang berkeliaran di waktu malam ini termasuk mamalia liar yang biasanya memiliki tempat istirahat jauh dari hunian manusia. Dibalik sifat liar dan wujud yang lumayan tampak mengerikan, dalam beberapa hadits ternyata hewan kelelawar ini mempunyai keistimewaan tersendiri.


Pada hadits shahih yang diriwayatkan Ibnu Umar, diceritakan bahwa Rasulullah S.A.W melarang membunuh kelelawar. Apa pasal? Karena saat Baitul Maqdis dibakar, menurut sebuah riwayat, kelelawar merupakan hewan yang berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar diberi kekuatan bisa menenggelamkan sehingga Masjidil Aqsha tidak jadi terbakar. Larangan untuk membunuh berarti juga berlaku untuk larangan memakannya.

Namun keserakahan manusia untuk bisa merasakan daging hewan kelelawar ini bagaikan membuka “Kotak Pandora”. Dalam daging hewan kelelawar ini ternyata juga terkandung beberapa virus ganas yang siap menyerang manusia itu sendiri, termasuk di dalamnya virus corona.

Banyak kasus yang menyebutkan bahwa gejala terpaparnya virus corona ini hampir mirip dengan gejala flu biasa. Demam, batuk, pilek termasuk ciri awal yang bisa membuat seseorang menjadi panik apabila tidak disertai dengan pikiran yang tenang. Beberapa perbedaan kecil pada gejala tersebut akan semakin menjadi lebih parah apabila kita kurang memiliki daya ketahanan tubuh yang kurang.

Untuk itu mari kita jaga daya tahan tubuh kita dengan mengkonsumsi suplemen vitamin C, sayur-sayuran dan istirahat yang cukup. Dan jangan mudah panik serta merasa takut dengan adanya virus Corona ini. Tetaplah berdoá sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing. Tetaplah lakukan kegiatan keagamaan, selain untuk benteng keimanan kita juga untuk menjaga pikiran kita untuk tetap lebih tenang dengan adanya Allah.