Home Blog

Passive Income, Pahala atau Dosa Pasif…?

0
Sumber gambar: https://asset.harianaceh.co.id

Istilah Passive Income lebih dikenal dalam dunia Multi Level Marketing. Meskipun pada dasarnya Passive Income ini adalah tujuan hidup semua orang. Diartikan sebagai sebuah pendapatan/penghasilan yang terus mengalir meskipun kita dalam keadaan bagaimanapun. Tanpa kerja keras, tanpa berusaha lebih, ditinggal tiduran pun penghasilan tersebut terus mengalir. Namun pernahkah kita berpikir bahwa dalam agama Islam pun, ada istilah Passive Income dengan analogi yang berbeda…

Sebagaimana kita ketahui bahwa setiap manusia setelah meninggal dunia hanya akan meninggalkan 3 perkara yang masih membawa manfaat di alam barzah untuk dirinya. Orang yang sudah wafat tentu saja tidak bisa berusaha untuk dirinya sendiri. Dan tiga perkara tersebut antara lain anak yang senantiasa mendo’akannya, ilmu yang bermanfaat dan sedekah jariyah. Tiga hal fundamental yang wajib kita persiapkan apabila menginginkan passive income ukhrowi berupa pahala yang akan terus mengalir sampai hari kebangkitan.

Rehat di Dira Park

0

Dengan adanya putri CakSis yang sedang mondok di Ponpes Assuniyah-Kencong, maka perjalanan ke Kencong adalah hal yang sering CakSis sekeluarga lakukan. Relatif dekat untuk jarak Lumajang-Kencong hampir sama dengan jarak Lumajang-Jatiroto sekitar 25 km. Mengendarai roda dua bisa ditempuh sekitar 30 menit.

Waktu kunjung yang hampir sepekan sekali CakSis lakukan terkadang juga membuat jenuh setelah bercengkerama dengan sang putri. Terkadang dan lebih seringnya dalam perjalanan pulang, CakSis sekeluarga menyempatkan diri untuk sekedar istirahat, sholat dan makan di salah satu tempat peristirahatan, antara Dira Park dan Larisso Cafe & Resto. Tempatnya yang berdekatan bisa CakSis jadikan pilihan yang memang mempunyai kenyamanan sebagai tempat rehat.

Branding “CakSis”

0

Brand atau istilah mudahnya adalah sebuah merk, simbol, atau tanda khusus yang melekat pada suatu produk. Branding adalah suatu cara atau metode untuk mengejar “trust” dari orang-orang atau konsumen agar dalam alam bawah sadar mereka, ketika di ingatkan tentang suatu simbol, kata-kata, atau tanda, maka orang itu akan langsung menyebut brand kita.

Branding mulai populer pada saat ini, apalagi sekarang industri startup atau perusahaan yang baru berkembang untuk mencari pangsa pasar mulai ingin bersaing guna merebut “trust” tersebut dari pemain lama. Banyak sekali seminar dan workshop yang pernah diadakan untuk metode branding ini. Baik metode online atau offline tujuannya adalah sama, merebut “trust” dari konsumen untuk beralih ke brand yang kita miliki.

Mondok

0

Kehidupan di Pondok Pesantren bukanlah suatu hal mudah. Terutama bagi para pendatang/murid baru. Hal yang utama dilakukan adalah caranya untuk bisa beradaptasi dengan suasana lingkungan yang tentunya akan sangat jauh berbeda dengan suasana lingkungan di rumah sendiri. Keputusan untuk menempuh pendidikan lebih lanjut di sebuah Pondok Pesantren adalah sebuah keputusan yang berani dengan segala konsekuensinya yang akan berdampak pada kedua orang tuanya dan anak itu sendiri.

Alhamdulilah sudah lebih dari setahun ini, putri pertama CakSis menempuh pendidikan setingkat Menengah Atas atau MAN di sebuah Pondok Pesantren di daerah Kencong, Jember. Bisa dibilang keputusan tersebut adalah murni dari anaknya sendiri, karena sejak lulus dari sekolah MI sebenarnya sudah meminta untuk melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren. Namun sebagai orang tua, tentunya CakSis dan istri juga mempunyai pertimbangan lain untuk lebih mempersiapkan diri tingkat kedewasaan pada si anak dan lebih menata persiapan mental pada sebuah perpisahan yang akan terjadi.

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 H

0

Selang 2 bulan setelah hadirnya Hari Raya Idul Fitri 1441 H, tibalah saatnya umat Islam di seluruh dunia untuk kembali merayakan perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 yang Insya Allah pada tahun ini jatuh pada tanggal 31 Juli. Dan kebetulan pada tanggal tersebut juga bertepatan dengan tanggal ulang tahun putri kami yang Insya Allah memasuki usia yg ke 17 tahun.

Dan lagi-lagi masih dalam suasana akibat pandemi Corona yang sampai sekarang belum juga ditemukan vaksin atau obat yang pas untuk virus ini. Tentunya walaupun sudah ditetapkan dengan adanya “New Normal”, periode kehidupan baru yang mulai kembali bisa beraktivitas normal, tapi masih harus disertai protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona ini dengan harus memakai masker dan tetap menjaga jarak, serta hindari keramaian atau kerumunan.

Rezeki

0

Kata REZEKI biasanya identik dengan uang atau berupa kemampuan finansial. Walaupun kata REZEKI itu sendiri memiliki makna yang lebih luas, tapi terlanjur sudah menjadi kebiasaan bahwa REZEKI adalah sama dengan uang. Padahal REZEKI menurut bahasa adalah berupa segala sesuatu yang kita pakai atau kita dapatkan yang pada hakikatnya “diberikan” oleh Allah kepada setiap makhluk-Nya tanpa terkecuali.

Uang memang bukanlah segalanya, tapi segalanya di saat seperti ini membutuhkan uang. Mulai dari hal urusan terkecil sampai hal urusan kebutuhan manusia yang lain, semua memang terkadang sebagian besar membutuhkan uang. Namun apakah benar, bahwa rezeki itu adalah sama dengan uang ???

Fiqih Anak

0

Arti kata Fiqih dari sisi bahasa artinya paham atau pemahaman. Dan menurut para ulama salaf mendefinisikan Ilmu Fiqih adalah ilmu yang mempelajari hukum-hukum syar’i yang sifatnya amaliyah serta hukum tersebut di istinbat atau digali dari dalil-dalil yang terperinci.

Ilmu Fiqih penting untuk bisa diajarkan sejak anak usia belia karena hukum-hukum syar’i yang sifatnya amaliyah dalam ilmu Fiqih ini akan terus terpakai selama hidup kita. Apalagi usia masih anak-anak lebih mudah untuk bisa menghafal baik melalui bacaan, gerakan atau berupa gambar.

Popular Posts

My Favorites

Rezeki

Kata REZEKI biasanya identik dengan uang atau berupa kemampuan finansial. Walaupun kata REZEKI itu sendiri memiliki makna yang lebih luas, tapi terlanjur...